|

Pembalakan Hutan TNKS Marak


MUSI RAWAS-Aksi pembalakan liar kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS)di wilayah Kabupaten Musi Rawas, khususnya di Kecamatan Ulu Rawas, marak. Modusnya dilakukan oknum masyarakat dengan cara menebangi kayu di kawasan hutan TNKS yang akan dijadikan ladang.

Informasinya, kondisi ini dimanfaatkan para cukong kayu dengan cara membeli gelondongan kayu yang telah ditebangi masyarakat.

Selain itu indikasi adanya aksi pembalakan liar diperkuat dengan diamankannya sejumlah kayu gelondongan oleh aparat kepolisian Polres Musi Rawas awal Februari 2011 lalu.

Dari hasil pemeriksaan sementara kayu yang diamankan diambil dari hutan TNKS di Kecamatan Rawas Ulu dan Ulu Rawas. Selain itu sejumlah sawmil milik cukong kayu, terlihat bebas beroperasi di wilayah Kecamatan Ulu Rawas.

Kapolres Musi Rawas AKBP Imam Sachroni melalui Wakapolres Kompol Joni Getamala ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin melakukan menindak para cokong yang membeli kayu dari kawasan hutan TNKS. “Kemarin kita telah melakukan tindakan tegas dengan mengamankan kayu diduga ilegal, jumlahnya kita belum dapat pastikan. Saat kita gerebek pemilik kayu melarikan diri. Melihat dari ukuran kayu, diduga kuat berasal dari hutan TNKS,” ungkap Kapolres Mura AKBP Imam Sachroni melalui Wakapolres Joni Getamala kepada wartawan koran ini.

Selain itu dikatakan Joni Getamala, untuk mencegah aksi pembalakan liar, pihaknya secara rutin melakukan patroli dikawasan yang diduga menjadi jalur keluarnya kayu diambil dari hutan TNKS. Diakuinya tidak menutup kemungkinan jika ada bukti awal, pihaknya akan melakukan upaya paksa menindak oknum yang diduga terlibat aksi pembalakan liar.

Terpisah Kepala Seksi Pengelolaan TNKS Wilayah V Sumsel, M Zainudin ketika dikonfirmasi mengakui adanya dugaan pembalakan liar di kawasan hutan TNKS diwilayah Kecamatan Ulu Rawas.“Kita menduga kayu yang diamankan aparat kepolisian berasal dari hutan TNKS. Karena aliran sungai hulunya di kawasan hutan TNKS,” ucapnya.

Mengenai upaya pencegahan maraknya aksi pembalakan liar, Zainudin mengaku telah melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Kehutanan dipimpin Sekda Kabupaten Mura. Diakuinya jumlah kawasan hutan TNKS di wilayah Kabupaten Mura sekarang ada 243.000 hektar.

“Kita sudah sering menerima laporan dari camat banyak jalan yang rusak gara-gara mobil pengangkut kayu dan batu. Kita juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Polres Mura melalui Kasat Reskrim dan Dinas Kehuatan ,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Mura, Agus Sutiono ketika akan dikonfirmasi Rabu (23/2) tidak berada di tempat. Menurut salah seorang pegawai, yang bersangkutan sedang berada di Jakarta. (10/06)

Posted by Linggau Pos on Kamis, Februari 24, 2011. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Pembalakan Hutan TNKS Marak"

Leave a reply

Calon Gubernur 2013

 
Linggau Pos Jl. Yos Sudarso No. 89 Kel. Batu Urip Taba Kota Lubuklinggau
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group - All Rights Reserved
HarianPagi Pertama dan Terbesar di Bumi Silampari
Dibuat Oleh: Edi Sucipto