|

H+3 Puncak Arus Balik


LUBUKLINGGAU-Puncak arus balik hari raya Idul Fithri 1431 H diperkirakan terjadi sejak H+3 tadi malam (Senin,13/9) hingga hari ini (Selasa,14/9). Sejak tadi malam tercatat lebih kurang 2500 kendaraan bermotor (Ranmor) melintas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dan Jalan Poros Mura-Sekayu.

“Puncak arus balik terjadi malam ini (tadi malam,red) dan besok (hari ini,red),” ungkap Kapolres Mura, Imam Sachroni melalui Kasat Lantas, AKP Syukur Kersana kepada wartawan koran ini, Senin (13/9).

Lanjut Syukur, pihaknya terus memantau arus kendaraan yang melintasi Jalinsum dan Jalan Poros. Diakuinya sejauh ini, situasi kemanan masih terkendali, tidak terjadi kemacetan lalu lintas.

Mengenai Lakalantas di jalan lintas, sambung Syukur baik pada arus mudik maupun arus balik hingga tadi malam masih nihil. Namun untuk jalan umum desa ada yang menjadi korban kecelakaan. “Alhamdullilah, pemudik atau balik belum ada yang mengalami kecelakaan,” jelasnya.

Ini artinya, kata Syukur, para pengendara sudah mulai mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan memperhatikan tanda rawan longsor atau kecelakaan.
“Kami tetap menghimbau kepada pemudik atau balik tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas,” himbaunya.

Sementara di Kota Lubuklinggau, situasi juga aman dan terkendali serta tidak ada kemacetan yang mengganggu lalu lintas. “Kami terus pantau arus balik dan arus lalu lintas lancar,” ujar Kapolres Lubuklinggau, AKBP Takwil Ichsan melalui Kasat Lantas, AKP I Ketut Suarnaya.

Dijelaskannya, jumlah Ranmor pada arus balik, kendaraan roda empat sebanyak 18 unit, Bus antar Provinsi/kota masing-masing ALS dua unit, Medan Jaya dua unit, Putra Raflesia dua unit, perwira Jaya tiga unit, PO Beringin dua unit. “Situasi arus ranmor ini hingga pukul 17.30 WIB hari ini (kemarin red) masih lancar,” tambahnya.

Sementara pada H+3 Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah, Stasiun Kereta Api Kota Lubuklinggau dipadati pemudik yang akan kembali ke Kota Palembang. PT KAI Kota Lubuklinggau menyiapkan 10 gerbong untuk mampu menampung pemudik.

“Senin (13/9) ini, kami menyiapkan 10 gerbong yang terdiri dari satu kereta makan, enam gerbong ekonomi dan tiga gerbong bisnis. Meskipun ada tiga gerbong bisnis, tapi harga yang kami berlakukan tetap Rp 15.000 baik untuk yang mendapatkan kursi maupun yang berdiri,” jelas Kepala Stasiun Kereta Api Kota Lubuklinggau, Setia Budi didampingi Pengawas Stasiun Lahat Lubuklinggau, Syamsul saat ditemui wartawan koran ini di Posko Lebaran 2010, kemarin.

Sesuai dengan data yang dihimpun oleh PT KAI Stasiun Kota Lubuklinggau, tiket yang terjual Senin (13/9) adalah 1150. Yang terdiri dari 800 penumpang mendapatkan kursi dan 350 penumpang mendapat tiket berdiri.

“Lonjakan jumlah penumpang baru terjadi hari ini, diperkirakan penumpang banyak mengejar target untuk masuk kerja, Selasa (14/9). Jadi kebanyakan dari mereka menargetkan petang nanti sudah sampai rumah,” jelas Setia Budi.

Selain itu, lanjut Setia Budi, hari-hari sebelumnya PT KAI hanya memberangkatkan 6 gerbong tapi karena ada lonjakan penumpang, bahkan antrean sejak pukul 06.00 sudah padat PT KAI berinisiatif untuk menambah gerbong. Semua tetap disesuaikan dengan kondisi.

Diperkirakan lonjakan penumpang masih akan terus terjadi sampai H-5. Hanya saja kepastian mengenai jumlah belum bisa disampaikan. “Demi keamanan pemudik, PT KAI tetap memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik. Dan sampai saat ini belum ada pengaduan maupu keluhan penumpang di Posko lebaran ini,” terang Setia Budi. (08/Mg03)

Posted by Linggau Pos on Selasa, September 14, 2010. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "H+3 Puncak Arus Balik"

Leave a reply

Calon Gubernur 2013

 
Linggau Pos Jl. Yos Sudarso No. 89 Kel. Batu Urip Taba Kota Lubuklinggau
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group - All Rights Reserved
HarianPagi Pertama dan Terbesar di Bumi Silampari
Dibuat Oleh: Edi Sucipto