|

Sekretaris KPU Mura Kabur


MUSI RAWAS-Meskipun penyelenggaraan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Musi Rawas (Mura) telah berlalu. Namun permasalahan penggunaan anggaran masih saja menjadi polemik.

Ketua KPU Mura, Efriyansyah mengaku saat ini pihaknya kehabisan dana penyelenggaraan Pemilukada beberapa waktu lalu. Sehingga beberapa kegiatan berkaitan dengan Pemilukada belum dilakukan pembayaran.

“Saat ini Sekretariat KPU tengah mengajukan dana ke Pemkab Mura, karena KPU benar-benar kehabisan anggaran,” ungkap Efri kepada wartawan koran ini, Kamis (3/2).

Akibat kehabisan anggaran, Efri mengaku KPU kesulitan untuk menutupi permasalahan yang tengah dihadapi. Salah satunya mengenai pembayaran dengan sejumlah media yang dari pelaksanaan hingga selesainya penyelenggaraan Pemilukada belum juga bisa diselesaikan. Bahkan menurut Efri, dirinya sudah berkali-kali menghubungi Sekretaris KPU, Yufran, yang hingga kini tidak jelas keberadaannya. Diduga Yufran kabur entah kemana.

“Kebetulan saya sudah lama tidak bertemu dengan dia (Sekretaris KPU, red). Dan ketika bertemu saya selalu menanyakan permasalahan biaya ini (kegiatan yang belum dibayar) untuk segera diselesaikan. Namun, dia bilang akan mengusahakan semuanya dengan mengajukan dana ke Pemkab Mura,” terang Efri.

Disinggung mengenai Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) KPU atas penyelenggaraan Pemilukada, Efri mengungkapkan, pihaknya telah menyerahkan laporan tersebut. Hanya saja, ia tidak bisa memastikan waktu penyerahan dan sampai dimana proses penyampaian LPJ.

“Katanya sudah disampaikan oleh Bendahara KPU beberapa bulan lalu. Namun, mengenai kepastiannya saya kurang mengetahui. Coba hubungi langsung Bendaharanya saja,” perintahnya.

Sebelumnya Efri menjelaskan, kekurangan dana dialami KPU karena meningkatnya ongkos cetak kertas suara pada proses Pemilukada, 5 Juni 2010 lalu. Dengan demikian, KPU butuh dana lebih kurang Rp 1,3 miliar untuk menutupi kekurangan.

“Setelah melakukan koordinasi dengan Sekretaris KPU Mura, memang ternyata KPU kekurangan dana karena meningkatnya ongkos cetak kertas suara pada proses Pemilukada,” terangnya.

Menurut Efri, memang sempat terjadi kesalahpahaman ditubuh KPU Kabupaten Mura mengenai penambahan anggaran KPU. Namun, setelah di kroscek ternyata KPU sangat membutuhkan dana tersebut.

“Meskipun KPU telah menerima dana hibah sebesar Rp 16 miliar, namun karena banyaknya dana tak terduga harus dikeluarkan oleh KPU, makanya kami ajukan lagi ke Pemkab Mura,” pungkasnya.

Pantauan wartawan koran ini beberapa hari lalu, memang tampak sedikit kesibukan di kantor KPU Mura berpusat di Kelurahan Muara Beliti, Kecamatan Muara Beliti. Namun dibeberapa ruangan kantor itu, sama sekali tidak terlihat Sekretaris KPU Mura Yufran melakukan aktifitas.
Ketika dikonfirmasi, Bendahara KPU Mura, Auri menyebutkan, bahwa pihaknya tengah mempersiapkan berkas untuk disampaikan ke Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Mura.

“Semua berkas ini akan kami sampaikan ke DPPKAD, seandainya bisa dicairkan semua permasalahan keuangan baru bisa teratasi,” ujar Auri beberapa hari lalu.(06)

Posted by Linggau Pos on Jumat, Februari 04, 2011. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Sekretaris KPU Mura Kabur"

Leave a reply

Calon Gubernur 2013

 
Linggau Pos Jl. Yos Sudarso No. 89 Kel. Batu Urip Taba Kota Lubuklinggau
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group - All Rights Reserved
HarianPagi Pertama dan Terbesar di Bumi Silampari
Dibuat Oleh: Edi Sucipto