|

Ciri Pemberi Paket Bom Terdeteksi


*Terperiksa Bertambah Dua Orang
LUBUKLINGGAU- Tim gabungan kepolisian hingga Minggu (19/6), terus mengembangkan penyidikan insiden ledakan bom paket di SM Swalayan Sabtu (18/6) sekitar pukul 09.00 WIB. Tim gabungan itu terdiri dari jajaran Polres Lubuklinggau, Polda Sumatera Selatan (Sumsel) dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, polisi telah mengantongi identitas pemberi paket kepada kasir Rumah Makan (RM) Pelangi Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyu Asin (Muba), Didi GUnawan. Pria itu memiliki ciri tinggi badan sekitar 160-65 CM, kulit sawo matang, rambut belah tengah dan kumis tipis berumur sekitar 30-35 tahun.

“Diharapkan pengunjung rumah makan yang melihat aktivitas saat itu (16 Juni 2011) dapat menginformasikan kepada kami (polisi). Identitas pemberi informasi, kami jamin dirahasiakan,” ungkap Kapolres Lubuklinggau, AKBP Takwil Ichsan, Minggu (19/6) kepada koran ini.

Dikatakan Takwil, setelah mengamankan empat orang Sabtu (18/6) lalu, polisi kembali mengamankan dua orang yang diduga mengetahui kronologis pengiriman paket bom. Keduanya berinisial H dan KA pengurus Travel Linggau Wisata di Kota Palembang. Namun hingga kemarin, keenam orang yang diamankan yakni Anton, Dayat, Kgs Hamid, Didi Gunawan, H dan KA masih berstatus saksi atau terperiksa.

“Belum ada tersangka. Total orang yang kita amankan ada enam orang. Dari pihak SM Swalayan kita sudah mintai keterangan lima orang saksi. Dalam kasus ini kita menggunakan Undang-Undang Teroris, sampai waktu 7x24 jam kalau tidak terbukti enam orang tadi baru dilepaskan. Kami juga mengamankan mobil Avanza Silver Nopol BG 2336 HD dikemudikan A (Anton) untuk mengantarkan paket bom ke SM Swalayan. Lalu Mobil Xenia merah maron Nopol BG 2745 G yang digunakan D (Dayat) membawa paket dari Sekayu ke Lubuklinggau serta tujuh unit handphone,” beber perwira melati dua di pundaknya itu.

Hasil pemeriksaan sementara, terperiksa Didi mengaku sempat berkomunikasi dengan orang yang menitipkan paket bom di kasir RM Pelangi. Bahkan saat itu Didi sempat menanyakan apa isi dari paket yang dititipkan. Namun orang itu hanya memerintahkan Didi memberikan paket miliknya kepada sopir travel bernama Dayat.

“Masalah itu (keterangan Didi) akan kita kembangkan kebenarannya. Yang bersangkutan (Didi) Sabtu (18/6) malam kita bawa dari Polres Muba ke Polres Lubuklinggau. Keterangannya akan kita konfortir dengan Dayat,” jelas Takwil Ichsan.

Menegenai perkembangan motif pengiriman paket bom, Takwil mengaku masih mempelajari apakah ada kesamaan proses ledakan bom ditempat-tempat lain.
“Motif sementara kalau dikatakan bisa personal, karena sasaran yang dituju bukan politkus atau pejabat, tapi pebisnis. Paket itu ada tujuannya kepada korban yang memiliki usaha swalayan dan perhotelan,” pungkasnya.

Sementara itu, masih misteriusnya pengirim paket bom yang meledak di Lubuklinggau membuat Polres Musi Banyuasin (Muba) extra waspada dan terus melakukan penyelidikan. Sebab tidak bisa dipungkiri paket tersebut sempat menginap di Rumah Makan Pelangi, Sekayu sebelum dikirim ke Lubuklinggau. Belakangan juga muncul dugaan, bom tersebut dirakit di Sekayu.
“Memang kejadiannya di luar wilayah hukum kita. Tapi sudah jelas kita kebagian transitnya, apalagi paket ini sudah menginap semalam. Kita harus melakukan penyelidikan untuk memastikan dugaan perakitan bom ini. Kalau memang benar dilakukan di sini (Sekayu), wah ini bahaya,” kata Kapolres Muba, AKBP Toto Wibowo.

Munculnya dugaan bahwa paket bom tersebut dirakit di Sekayu bisa dikatakan hal yang wajar. Sebab hingga saat ini belum dipastikan dari mana asal paket tersebut. Sementara Didi (21) salah satu terperiksa yang dititipi saat menjadi kasir di RM Pelangi juga tidak bisa menjelaskan dari mana asal paket mematikan itu.
Anehnya lagi, pria yang dikenal baik dan sangat teliti dalam pekerjaannya ini tidak mencatatkan nama paket tersebut dalam manajemen atau daftar paket yang biasa diterimanya.

“Kita sudah berupaya melakukan penyelidikan, terutama mendatangi tempat tinggal Didi ini. Sejauh ini tidak ada yang mencurigakan. Saat diperiksa yang bersangkutan juga masih ada selisih waktu dengan Dayat dan saksi lainnya mengenai kapan dan waktu penitipan paket tersebut,” jelasnya.

*Pemuda Pancasila Kecam Aksi Teror Bom
Aksi teror bom paket yang meledak di SM Swalayan Sabtu (18/6) mendapat sorotan berbagai kalangan, tak terkecuali PAC Pemuda Pancasila Lubuklinggau Timur II. Organisasi kepemudaan ini mengecam keras dan prihatin dengan adanya pengiraman bom di SM Swalayan.

“Seluruh jajaran Pemuda Pancasila turut prihatin terhadap pengiriman bom kepada Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi Pemuda Pancasila (MPDPP) Lubuklinggau, Hindra Sumarjono yang mengakibatkan luka,” kata Junaidi, Ketua PAC Pemuda Pancasila Lubuklinggau Timur II.

Dia menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpancing dengan adanya pengiriman paket yang tidak bertanggung jawab. Jika mengetahui paket yang mencurigakan ia meminta warga segera melapor ke pihak berwajib agar cepat ditindak lanjuti. “Kami juga telah mengintruksikan kepada jajaran dan pengurus Pemuda Pancasila agar proaktif adanya kejadian tersebut,” katanya.

Lanjut Junaidi, Pemuda Pancasila berharap kepada Polres Lubuklinggau dapat mengusut tuntas aksi pengiriman paket bom di SM Swalayan. Pemuda Pancasila siap mendukung sepenuhnya tugas aparat kepolisian dalam menciptakan kondusi aman dan tertib. “Kami harap kedepan, Polres Lubuklinggau mengaktifkan kembali petugas Kamtibmas sebab kota ini adalah kota transit yang mudah dimasuki penduduk pendatang,” harapnya.

Jajaran Pemuda Pancasila Lubuklinggau menerjunkan belasan personel guna membantu menjaga keamanan Hindra Sumarjono yang menjalani perawatan medis di RS Siti Aisyah Lubuklinggau. (05/net)

Posted by Linggau Pos on Senin, Juni 20, 2011. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Ciri Pemberi Paket Bom Terdeteksi"

Leave a reply

Calon Gubernur 2013

 
Linggau Pos Jl. Yos Sudarso No. 89 Kel. Batu Urip Taba Kota Lubuklinggau
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group - All Rights Reserved
HarianPagi Pertama dan Terbesar di Bumi Silampari
Dibuat Oleh: Edi Sucipto