|

Stok BBM Aman Hingga Akhir Tahun

LUBUKLINGGAU- Mengatasi antrean di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), PT Pertamina Depot Lubuklinggau menambah suplay (pengiriman,red) BBM ke SPBU yang ada di Kota Lubuklinggau-Kabupaten Musi Rawas (Mura). Masing-masing SPBU mendapat tambahan yang cukup signifikan, berkisar antara 5-10 Kilo Liter (KL) perhari. Penambahan suplay yang dilakukan oleh PT Pertamina Depot Lubuklinggau, dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap kuota BBM Kota Lubuklinggau-Kabupaten Mura. Dapat dipastikan seperti tahun-tahun sebelumnya pada akhir tahun jumlah kuota semakin menipis, sehingga suplay ke SPBU terganggu. Mengantisipasi hal tersebut PT Pertamina Depot Lubuklinggau, menjamin tidak akan ada kekurangan BBM untuk Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Mura. Jaminan ini diutarakan oleh Sales Referenstatif (SR) PT Pertamina Areal Kota Lubuklinggau-Kabupaten Mura, Hariadi kepada koran ini, Senin (18/6) Ditambahkannya, kemungkinan terburuk memang akan diprediksi oleh PT Pertamina. Saat ini kuota Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Mura mendapat penambahan dari PT Pertamina, jika dalam Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN) 2012 Kota Lubuklinggau mendapat kuota 36.624 Kl maka dalam APBN Perubahan 2012 kuota BBM jenis Premium untuk Kota Lubuklinggau, ditambah sedikitnya dua persen menjadi 37.283 Kl. Sedangkan untuk Kabupaten Mura, jika dalam APBN 2012 mendapat kuota sedikitnya 40.351 Kl, dalam APBN Perubahan 2012 mendapat tambahan 11 persen menjadi 48.121 Kl. “Penambahan kuota ini cukup untuk menutup penambahan suplay sebelumnya. Kami pastikan bahwa stok hingga akhir tahun tidak ada masalah,” kata Hariadi. Ditambahkan Hariadi, saat ini untuk Kota Lubuklinggau telah menggunakan kuota sedikitnya 15.174 KL atau 41 persen dari kuota yang ada. Sedangkan untuk Kabupaten Mura telah menggunakan kuota sedikitnya 17.516 Kl atau 36 persen dari kuota dari kuota. Hariadi, menjelaskan untuk penambahan ini juga tidak berlaku selamanya jika kondisi sudah normal tentunya suplay dari PT Pertamina juga kembali normal. Bahkan ada beberapa SPBU akhir-akhir ini meminta distop suplay dari PT Pertamina dengan alasan stok mereka masih ada. Secara bisnis SPBU mengalami kerugian dengan adanya penambahan suplay dan tidak adanya antrean panjang. “Tentu saja kami tidak akan membiarkan ada SPBU yang kosong. Karena dikhawatirkan SPBU tersebut akan memanfaatkan situasi sehingga antrean kembali terjadi,” ungkap Hariadi. SPBU yang pernah menolak disuplay dengan stok masih ada, diantaranya SPBU Megang dan SPBU Lubuk Kupang. (05)

Posted by Linggau Pos on Rabu, Juni 20, 2012. Filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

Calon Gubernur 2013

 
Linggau Pos Jl. Yos Sudarso No. 89 Kel. Batu Urip Taba Kota Lubuklinggau
Copyright © 2013. Linggau Pos | Jawa Pos Group - All Rights Reserved
HarianPagi Pertama dan Terbesar di Bumi Silampari
Dibuat Oleh: Edi Sucipto